30 Teknik Menulis - Menggambar dengan Tulisan

1. Enroll in Online Writing Classes 

Saya mengikuti kelas menggambar dengan tulisan dari senior penulis Indonesia- prestasinya sebagai penulis cerpen Terbaik- sungguh membuat saya semakin gayeng untuk mewajibkan ikut dengan Transfer Rp 600.000,- Apalagi kepiawaiannya sebagai Praktisi ericksonian Indonesia membuat saya bertambah takjub, maka saya daftar kelas Training Menulis dengan model materi dikirm via email selama satu bulan. dan di tiap tulisan wajib dibaca kemudian peserta praktek menulis hingga akhir bulan.

Saya termasuk peserta yang tertib membaca email materi harian kemudian mengerjakan tugas. Saya menduga bahwa materi pertama saja sudah mampu membua seseorang menjadi penulis kelas dunia atau kelas nasional sesuai dengan model yang ingin diduplikasi skill writingnya. 

Materi tersebut awalnya ingin saya share di blog ini, tetapi saya berpikir bahwa itu tidak elok maka saya akan bagi secara tersamar saja, tidak dengan cara copy paste menjadi 30 artikel di blog ini. Nurani saya menganggap bahwa itu suatu dosa besar bagi pelatih kepenulisan di Indonesia. 

2. Writing Practice on Indonesian Writer's Blog

Setelah mengikuti kursus,langkah selanjutnya yaitu praktek menulis di Blog penulis Indonesia, Menulis setiap hari, paragraf demi paragraf seperti yang pernah saya bahas. Agar materi tulisan sangat berkualitas maka saya cuplikkan saja materi kelas menulis online-nya sebagai berikut : 

"Apa pun yang bisa dipikirkan bisa dipikirkan secara jernih. Apa pun yang bisa disampaikan bisa disampaikan secara jernih." - Ludwig Wittgenstein

*

“Menulis adalah kegiatan intelektual. Ia dimulai dari pemikiran. Untuk menghasilkan tulisan yang baik, penulis harus menawarkan isu-isu intelektual … Maka, kita selalu akan mendengar saran bacalah sebanyak mungkin, setiap penulis yang baik selalu bermula dari pembaca yang lahap.” – Jacques Barzun

*

"Menyempurnakan kecakapan adalah panggilan sepanjang hayat, dan kekeliruan adalah bagian dari permainan. Meskipun upaya untuk memperbaiki diri bisa didapatkan melalui pembelajaran dan diasah dengan latihan, tetapi pertama-tama ia harus dikobarkan oleh kegembiraan menikmati karya terbaik para master dan dorongan untuk mendekati keunggulan mereka." - Stephen Pinker

3. Rereading and Rewriting 

Membaca kalimat menulis dengan jernih sungguh mencerahkan diri saya, dan ini merupakan peta jalan pertama dalam menulis. Orang tidak dapat menulis dalam kegelapan pikir, asal-asalan, apalagi mengikuti anjuran menulis saja. Bukankah tukang becak juga hanya mengayuh saja? Apa bedanya penulis dengan abang becak? Yang membedakan adalah proses berfikir dalam mencapai outcome. 

Ada penulis yang hanya menulis saja dan mendapat penghasilan fantastis melalui adsense blog sampai Rp 100 Juta/bulan, sementara yang lain berjuang menjual artikel Rp 35.000 untuk 1000 kata, sementara saya mulai menawarkan jasa menulis artikel niche motivasi dengan harga pembuka Rp 100 ribu per atikel dengan panjang seribu kata. 

Tulisan jernih : saya artikan sebagai tulisan yang bersih tanpa kotoran, efektif dan tidak bertele-tele. Prakteknya seseorang menulis tulisan sangat panjang kemudian melakukan editing, membuang kalimat-kalimat yang tidak diperlukan. Begitulah proses menuju kualitas, bukan menulis - posting dan lupakan laluberharap tulisannya menjadi tulisan mahakarya. 

Kalau praktek menulis yang saya lakukan, menulis poin-poin di buku diary, di lembaran tugas menulis kemudian mneyalin menjadi tulisan di blog dengan proses berfikir, menambah, mengeksplorasi tulisan sehingga tulisan lebih hidup dan jelas. Kadang juga menghapus bagian-bagian yang sudah tidak revelan dengan topik tulisan. 

Ilyas Afsoh - Owner dan Penulis Afsoh Publisher 
BAca Tulisan Lepas : Komunitas Penulis Semarang