INSPIRASI TAK TERDUGA MENULIS BUKU BARU

 Inspirasi Menulis

Tepatnya adalah Inspirasi melalui Senam Otak.

Senam Otak dan Menulis, apa Hubungannya? Hubungannya baik-baik saja. Senam otak adalah gerakan sederhana yang menyenangkan yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan belajar dengan menggunakan keseluruhan otak. Demikian adalah definisi yang saya dapatkan dari buku Brain gym. Tentu saja definisi ini tidak ada hubungannya dengan teknik menulis kecuali Anda telah menguasai keseluruhan gerakan Brain Gym secara penuh.

Di internet cukup banyak artikel bahkan video tentang senam otak, tetapi alangkah baiknya jika Anda belajar langsung kepada seorang guru bukan hanya melalui browsing interet atau membaca buku. Kabar baiknya adalah saya telah mendesain pelatihan senam otak secara total dengan waktu 3 jam. Pelatihan tersebut full version, karena ketika mengikuti seminar atau training Brain Gym ini hanya diberikan sepotong-sepotong itupun hanya menyentuh gerakan silang, gerakannya pun hanya terbatas.

Sebelum menulis siapkan dulu air putih untuk diminum, meminum air putih ini sebagai persiapan atau gerakan awal sebelum melakukan brain gym dan sebelum menulis. Tujuan minum air putih ini adalah untuk menghimpun tenaga, karena menulis pasti membutuhkan tenaga. Yang pasti, air putih sangat bagus untuk otak kita. Selain air putih, Anda boleh mengkonsumsi buah-buahan yang mengandung air.

STRUKTUR INSPIRASI "BUATAN"

Setelah minum air, gerakan pertama yang harus Anda lakukan dalam senam otak adalah pijat saklar otak (ada yang menyebutnya juga tombol otak). Tujuan gerakan ini yaitu mengaktifkan otak untuk CLEAR (sehingga Anda mendapatkan kejelasan tentang topik yang Anda tulis dan anda bahas sampai ke detail-detailnya), meningkatkan penerimaan oksigen, meningkatkan aliran darah ke otak, meningkatkan aliran elektromagnetik.

Saklar otak adalah jaringan lunak di bawah tulang selangka di kiri dan kanan tulang dada lalu dipijat dengan satu tangan, sementara tangan yang lain memegang pusar. Saat memijat atau menekan saklar otak lakukan tarikan nafas panjang dan keluar secara pelan-pelan. Ulangi gerakan sampai tiga kali tarikan nafas.

Gerakan selanjutnya adalah gerakan silang, gerakan ini bertujuan membuat imbang otak bagian kiri dan kanan.
Istilahnya menyeberangi garis tengah sehingga kedua belahan otak kita bisa bekerja sama, plus kita menjadi terbuka terhadap hal-hal baru, terbuka terhadap ide-ide baru yang deras mengalir di pikiran kita sehingga buku yang kita tulis tidak kering inspirasi. Jadi lakukan gerakan silang. Inti gerakan silang adalah mempertemukan gerakan tangan bagian kiri dengan kaki bagian kanan dan sebaliknya.

TUBUH DAN PIKIRAN SALING BERKAITAN

1

2

5

4

3

Gerakan senam otak selanjutnya yaitu kait relaks [hooks-up] tujuan gerakan ini adalah pemusatan emosional, artinya mengkondisikan Anda untuk selalu berada dalam emosi positif. Ketika emosi positif maka menulis menjadi menyenangkan dari awal sampai terakhir. 

Perhatian kita pada topik yang kita tulis tetap terjaga dan tidak melebar kepada hal-hal lain yang tidak ada kaitannya. Gerakan ini menyatukan tangan kiri dan kanan lalu mendekapnya di dada serta kaki ikut disilangkan kemudian lidah menyentuh langit-langit rongga mulut. Gerakan ini ditahan sementara kita menarik nafas, lalu menyimpan napas di perut semampunya dan lepaskan napas. Tarikan  napas diulangi tiga kali.

Fungsi lain senam otak membuat pikiran kita ON (baca terbuka), kita menjadi santai, gembira dan positif. Istilahnya RAS [Reticular Activating System] kita sudah terbuka. Senam otak sangat mendukung aktivitas menulis karena melalui gerakan-gerakan senam otak, kita bisa menyingkirkan depresi, tekanan, sampai suasana hati yang tidak nyaman.

SAAT MALAS DATANG 

Gerakan senam otak yang lain yaitu Lazy 8 (delapan terbaik). Tujuannya untuk menghalau kebosanan saat menulis, merusak pola-pola yang tidak memberdayakan, melepaskan ketegangan pikiran kita, meningkatkan kesadaran, konsentrasi. Variasi dari gerakan lazy 8 ini sangat beragam, yang saya tampilkan di sini : menuliskan angka 8 berulang-ulang pada kertas. Atau kita menuliskan angka 8 secara terbalik dengan gerakan tangan kita secara bergantian, baik kanan atau kiri. Variasi lainnya menggunakan sikut kita.

RINTANGAN PENULIS MERAMPUNGKAN NASKAHNYA

 Hambatan Dalam Menulis

Hambatan dalam menulis sangat wajar kita temui ketika kita mulai mendapatkan sepertiga bahkan setengah dari target penulisan buku kita. Tanpa berpolemik apakah hambatan itu ada atau sebetulnya tidak ada? Coba saja kita cek keadaan kita saat kita menulis, apakah benar-benar lancar sesuai dengan jadwal yang kita tetapkan? Atau tertunda karena ada kesibukan lain? Apabila ada kesibukan lain yang membuat aktivitas menulis Anda terganggu maka saya menyebutnya itu sebagai hambatan dalam menulis.

Hambatan yang pernah saya alami adalah ketika menuliskan buku ini, saya dihadapkan dengan pekerjaan proyek try out kelas 6 sd Se Kota Semarang yang dibagi dalam beberapa kecamatan. Dalam proyek tersebut, saya terlibat dalam satu tim yang harus mengkoordinasikan bagaimana naskah soal sesuai dengan kisi-kisi skl terbaru, lay out, mencetak, set naskah, packing, distribusi dan pengkoresksian LJK, print nilai dan pembuatan CD Interaktif. 

Kegiatan tersebut benar-benar menyita waktu saya karena saya bersama tim harus bekerja 24 jam penuh. Otomatis karena tuntutan pekerjaan tersebut maka saya harus rela memendam aliran ide menulis sampai ada waktu yang tepat untuk menuangkannya di draft buku saya.

HIKMAH PERJUANGAN MENULIS

Yang sangat saya syukuri adalah saya menemukan sebuah keasadaran baru bahwa saya bisa memaknai kembali kehidupan saya, menikmati seluruh detil kehidupan saya, karena saya berjanji akan menuliskan setiap detil hidup yang saya jalani menjadi buku demi buku yang menginspirasi. 

Tanpa harus ada keluhan mengenai dahsyatnya tantangan saya dalam hidup, saya mensyukuri hidup yang saya jalani, menjalaninya dengan semangat dan kebahagiaan, memberikan emosi terbaik pada setiap detiknya. Saya tidak mungkin menuliskan kehidupan yang penuh keluhan dan penderitaan atau tekanan batin. Saya punya cara untuk memilih menjalani hidup sebagai pemain utama, sebagai sutradara pribadi dan penulis skenario terbaik untuk diri saya sendiri.

Sebagai penulis yang belajar dan terus belajar termasuk dalam menulis, saya menempatkan hambatan dalam menulis sebagai satu inspirasi tersendiri bagi saya. Inspirasi tersebut berupa sebuah komitmen berbagi, berkontribusi bagi kehidupan dengan membentuk Komunitas Penulis. 

Dalam komunitas tersebut, saya memposisikan diri sebagai sahabat dan kawan bertanya dalam menuliskan buku, menerbitkan karya dari A sampai Z penerbitan buku. Saya percaya dengan berbagi pengalaman dengan penulis baru atau penulis senior di komunitas penulis bentukan saya, saya pasti menjadi semakin kaya dengan ilmu-ilmu baru yang belum terpikirkan selama ini.

TANTANGAN PENULIS BARU

GAIRAH MENULIS SEMAKIN KUAT

Tantangan menjadi penulis setelah dia menyelesaikan buku pertamanya adalah menerbitkan buku tersebut. Namun dengan adanya POD (Print On Demand) maka menerbitkan buku tidaklah sulit lagi. Ayo berkarya, terbitkan buku Anda melalui POD yang menjamur di Internet. Salah satu penerbit yang terpercaya di dunia self publishing adalah Afsoh Publisher, penerbit buku dari Semarang. Info detail self publishing bisa Anda lihat di www.afsohpublisher.blogspot.com  

Menerbitkan buku bukanlah masalah besar sebab solusi menerbitkan telah dijawab oleh Afsoh Publisher. Ada banyak variasi penawaran dan tata cara penjualan buku Anda, berikut ini saya kutipkan profilnya :

AFSOH PUBLISHER adalah penerbit indie, sebuah self publishing yang dibentuk dengan misi mencetak penulis-penulis baru yang berkontribusi positif terhadap dunia perbukuan di Indonesia.

PENERBIT INDI INDONESIA

Hadirnya AFSOH PUBLISHER sebagai jawaban atas keinginan para penulis pemula yang ingin menerbitkan bukunya dengan biaya sendiri. Melalui Afsoh Publisher, setiap buku / karya tulis selalu kami terima dari para penulis dan setiap karya tersebut pasti kami terbitkan. Dimana tagline nya adalah : Jaminan Terbit 103%.

Afsoh Publisher memiliki badan hukum di bawah CV Bisnis Mulia Konsultama Semarang Jawa Tengah. Penerbit sangat terbuka terhadap karya penulis dari penjuru Tanah Air Indonesia yang sangat berminat menerbitkan karya tulisnya. Bahkan Penerbit menerima naskah dari negeri tetangga seperti Malaysia misalnya, Singapura, Myanmar, Brunei Darussalam, Thailand atau Pilipina bahkan Hongkong pun OK.

IMPIAN JADI KENYATAAN

Afsoh Publisher lahir pada bulan April 2012, dengan tekad memberikan tiket kepada siapa saja (mewujudkan impian banyak orang) menjadi Penulis Buku [The Writter]. Apakah cukup hanya dengan menjadi penulis buku saja? Tentu saja ada hal-hal lain yang bisa dieksplorasi seperti melalui karya -karya yang ada, penulis bisa memberikan inspirasi kepada banyak orang, menggelorakan jiwa kewirausahaan dari pendiri penerbit ini serta membangkitkan ekonomi bawah melalui dunia pencetakan naskah buku. [Melibatkan tenaga lokal untuk mencetak, menjilid, packing, mendistribusikan].

KONSEP MENULIS TERBAIK BAGI PEMULA

Menemukan Konsep POWERFULL 

Inspirasi menulis buku terus-terusan mengalir tanpa henti, inspirasi ini saya dapatkan dari  kawan facebook yang menulis buku secara beramai-ramai, kalau tidak salah judulnya kenangan masa kecil yang tak terlupakan. Melihat judul seperti ini, maka terlintaslah saya untuk menulis buku menurut saya sendiri yaitu kenangan terindah masa sekolah.

Kenangan masa indah sekolah ini dilatarbelakangi pengalaman di masa SD, SMP, dan SMA. Dan saya sangat yakin bahwa kenangan indah di masa sekolah bisa dipetik pelajaran dan hikmahnya. Menulis pengalaman tersebut tanpa bermaksud berlama-lama hidup di masa lalu, dan bukan bermaksud menghindar dari masa kini atau masa depan.

Ketemu konsep (menulis) baru ini, sebenarnya tidak murni benar-benar baru, tetapi baru menurut saya, sebab konsep ini agak berbeda dengan konsep yang sudah saya tuliskan di awal-awal bab demi bab buku ini. Ok, langsung saja akan saya bahas konsepnya, yang pertama konsep ini saya padukan dengan kegiatan kawan-kawan SMP angkatan 1996 yang berencana mengadakan reuni, acaar kumpul bareng setelah 16 tahun tidak bersua.  Saya yakin kawan-kawan saya memiliki kenangan indah yang ingin dibagi kepada kawan yang lain.

KONSEP NGGEDABRUS

Saya sebagai penulis ingin proses berbagi cerita tersebut tidak berhenti di ranah lisan (omong-omong kosong), saya menggagas bagaimana jika cerita tersebut dibukukan menjadi sebuah buku, tentu saja dalam hal ini sayalah yang akan memandu kawan-kawan untuk menulis cerita tersebut. Caranya adalah saya buat dulu sebuah gambar sederhana berupa ajakan menulis bersama saya dengan judul kenangan masa indah sekolah, lalu saya berikan spesifikasi bahwa tulisan tersebut menggunakan font times new roman dengan font 12, spasi satu setengah, ditulis dengan format ms.word dan lay out kertas A4, panjang tulisan minimal 5 halaman per penulisan kisah.

Kenapa minimal lima halaman? Sebab apabila yang menulis minimal 20 orang maka saya telah mendapatkan kisah inspiratif setebal 100 halaman, lalu ditambahkan kisah yang saya alami sendiri minimal 50 halaman, kemudian ditambah daftar kata, kalimat persembahan, penutup serta testimoni maka saya pasti bisa mendapatkan buku baru saya minimal 200 halaman. Konsep ini saya sebut konsep (menulis) baru yang ajaib, terbukti bisa menerbitkan buku hanya dalam tiga hari dengan konsep ini.

KONSEP MENULIS ONLINE

Belum lagi gambar ajakan ini saya upload di wall facebook saya, blog saya, serta wall group social media yang lain dengan tujuan memancing semangat baru para penulis dan membangkitkan gairah kepenulisan. Hasil tulisan dari sahabat online bisa di email ke email saya di afsohpublisher@gmail.com dengan subject : kenangan terindah masa sekolah. Karena pengumuman ini dipublish di area publik dengan respon sangat cepat, maka dari banyaknya tulisan yang masuk, akan saya pilih tulisan dengan cerita terbaik untuk saya terbitkan bersama tulisan saya.

Tidak lupa, saya sampaikan permintaan maaf apabila ada tulisan dari sahabat yang belum bisa terbit bersama tulisan saya. Tetap saja bersemangat, terus saja berlatih menulis, tuangkan semua inspirasi, sebab saya dahulu juga pernah mengirimkan naskah kepada penulis terkenal – dalam acara nulis bersama, hasilnya tulisan saya ditolak. Penolakan tersebut tidak membuat saya ciut dan kecewa tetapi saya berkomitmen, konsisten sehingga akhirnya buku pertama saya bisa terbit, serta buku selanjutnya serta buku yang sedang Anda baca ini.

Konsep (menulis) baru  ini, akan terus saya kembangkan dan akan saya ajak sebanyak-banyaknya sahabat untuk berkontribusi kepada bangsa dan negara melalui karya tulis-menulis. Apabila ada sahabat yang belum paham dan ingin sekali menulis maka saya telah mengembangkan konsep lainnya untuk sharing (baca : belajar bersama) bagaimana dunia tulis-menulis, dan menerbitkan buku.

APA SAJA ATURAN MENULIS?- ILYAS AFSOH

PAHAMI KETENTUAN MENULIS 

Aturan menulis yang saya terapakan di setiap tulisan saya adalah tidak ada aturan, karena aturan yang baku menurut saya di dalam menulis adalah menulis saja. Kadang jika saya harus mengikuti aturan dalam menulis maka ide-ide terbaik saya menjadi hilang, kalimatnya mandek tidak mau jalan, dan tidak sesuai dengan hati saya yang ingin berekspresi secara bebas dan menuangkannya menjadi karya “SEHEBAT” yang saya bisa.

Aturan menulis yang saya ikuti selain tanpa aturan jelas, saya menerapakan menulis dengan mencontoh karya yang sudah ada. Caranya saya perhatikan bagaimana sebuah tulisan itu dibuat, seperti memperhatikan sebuah buku yang terbit, bagaimana  desain covernya, persembahan, testimoni, tata letaknya, gambar, pendukung tulisan, daftar pusatakanya, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan terbitnya sebuah tulisan yang menjadi buku.

Aturan menulis yang lain, yang mungkin dijadikan patokan oleh penulis buku best seller dan dijadikan materi seminar mungkin saja awalnya adalah pembelajaran otodidak, belajar sendiri lalu dilanjutkan dengan belajar di institusi tertentu sehingga tulisannya menjadi semakin berkualitas. Yang ingin saya tekankan dalam aturan menulis ini adalah ikuti saja aturan yang membuat Anda semakin berdaya dalam menerbitkan sebuah karya tulis. Lalu ketika karya Anda sudah bisa dinikmati, Anda berhak membuat aturan menulis secara tersendiri.

DETERMINASI DAN KERJA KERAS 

Satu hal yang ingin saya tambahkan dalam aturan menulis, bisa juga disebut sebagai aturan menulis yang tidak baku. Hal itu disebut ketekunan menulis. Tanpa ketekunan dan kesabaran dalam menulis maka bisa dibayangkan bagaimana karya tulis itu bisa selesai? Ketekunan menulis yang diimbangi dengan kerja keras dalam dunia kepenulisan merupakan resep unggulan yang memastikan sebuah karya bisa hadir, bahkan karyanya mampu bertahan bahkan ketika penulisnya sudah berada jauh di luar dunia.


SYARAT MENULIS AGAR MENJADI BUKU

TUNTUTAN TULISAN SUPAYA TERBIT

Saya ingin sekali menuliskan syarat menulis ini kemarin. Karena desakan pekerjaan yang mengharuskan saya membuat outline konsep pengajaran fun learning good teaching, maka saya baru sempat menuliskannya sore ini. Sore hari yang indah, ketika hujan telah reda dan aspal-aspal basah oleh sentuhan air langit. Betapa bahagianya saya bisa menulis pada kesempatan kali ini, diiringi musik alfa yang mendayu-dayu, seusai akhir jam pulang kerja.

Saya ingin menautkan syarat menulis ini dengan dua kuasa raksasa di dunia yang akan mengantarkan kesuksesan manusia di dunia dan akherat. Dua kuasa kembar tersebut bernama Sabar dan syukur. Sabar dalam menulis, syukur dalam menulis, mempraktekkan kedua hal tersebut sudah cukup untuk menghasilkan karya-karya yang luar biasa. Sebab sifat sabar dan syukur adalah sifat penghuni surga, jadi apabila Anda ingin menjadi penulis yang menjadi ahli surga maka terapkanlah sabar dan syukur dalam menulis.

Praktek sabar dalam menulis yang saya lakukan adalah meluangkan waktu sejenak untuk menulis, lalu melanjutkannya di hari berikutnya, menambahkan paragraf dan judul-judul baru di hari lain sesuai dengan inspirasi yang dikirim oleh Tuhan kepada saya. Kesabaran dan permintaan inspirasi menulis benar-benar luar biasa, tanpa kesabaran maka inspirasi tidak akan datang. 

SABAR MENULIS BUKU PERTAMA(MU)

Dengan sabar, saya pernah mendapatkan inspirasi ide menulis ketika berbincang dengan seorang tukang sapu di sebuah lembaga pendidikan swasta. Mungkin orang yang saya ajak bicara tidak tahu apa yang melintas di pikiran saya. Usai berbincang dengannya saya ikat inspirasi menulis tersebut, sampai saya dapatkan waktu untuk menulisnya seperti saat saya menulis di sore yang damai ini.

Praktek bersyukur menulis, saya lakukan dengan mengucapkan, “Terima kasih Tuhan atas anugerahMU padaku sehingga saya mampu menyelesaikan kalimat-kalimat inspirasi, paragraf, judul, bahkan telah terbit buku pertama saya beberapa bulan yang lalu.” Praktek syukur yang lain adalah dengan menyumbangkan buku saya yang terbit kepada sahabat dekat, kepada sekolah, universitas atau sekolah tinggi. Seperti menyumbangkannya kepada perpustaakaan SDN Tenaru, SMPN Driyorejo, SMAN 1 Driyorejo, STT YPM Sidoarjo (Sekarang Umaha Sidoarjo).

Pada  paragraf ini terlintas di benak saya untuk mengganti judul syarat menulis di atas dengan judul sifat-sifat penulis yang menjadi ahli surga. Saya terdiam sebentar, jadi saya ganti atau tidak? Jawabannya adalah biarlah menjadi judul syarat menulis, karena besok saya pasti mendapat ide lain tentang sifat penulis yang menjadi ahli surga. Jadi saya mencoba membebaskan diri dari cengkeraman sifat penghuni surga yang sabar dan syukur yang ingin saya padukan dengan sifat penulis sabar, penulis syukur.

BERTAHANLAH SAMPAI TULISAN TUNTAS 

Sabar sebagai penulis adalah hal yang mutlak dan harus apalagi ketika kita kadang mengalami kebuntuan ide, atau banjir ide namun belum sempat menuangkannya dalam tulisan. Sabar menghadapi penolakan dari penerbit, ditolak karena Anda sebagai penulis belum mempunyai nama – Anda bukan siapa-siapa. Sabar ketika penjualan buku belum seperti yang kita harapkan, sabar berpromosi, sabar menghadapi hal-hal yang memang menuntut kedewasaan kita sebagai penulis baru. Sabar menyelesaikan naskah kita yang kurang 10 persen lagi, dan lain sebagainya.

Syukur sebagai penulis adalah hal paling nikmat yang bisa kita lakukan sebagai penulis. Bersyukur diwujudkan dengan menceritakan bahwa kita seorang penulis buku, penulis sederhana dengan karya sederhana, penulis yang membuktikan bahwa dia menghasilkan sebuah karya. 

Bersyukur dengan membagikan ilmu menulis buku, karena saya yakin di luar sana masih banyak saudara-saudara kita yang ingin sekali menerbitkan buku namun masih terhalang karena belum tahu caranya. Syukur dengan menyumbangkan royalti buku kepada pihak yang membutuhkan seperti kepada panti asuhan, rumah ibadah ,dan  pembangunan fasilitas umum.

BUAH MANIS DALAM PROSES MENULIS

Betapa hebatnya tema sabar dan syukur dalam dunia kepenulisan, materi ini apabila dijabarkan dengan detil maka terciptalah sebuah karya luar biasa yang sumbernya hanya dua kata saja. Dua kata ini di tangan seorang penulis yang piawai akan menghasilkan ulasan yang luar biasa, bisa menjadi tulisan motivasi dahsyat dengan sumber kitab suci atau himah kehidupan sehari-hari. 

Di sisi lain, ada penulis yang mengekplorasikan tulisannya dalam bentuk novel dengan latar sabar dan derita tiada habis sementara penulis lain menulis kenikmatan tiada tara dalam hidup dan menulis.

Apapun pilihan Anda, apapun jenis tulisan Anda, kategori apa saja, bidang pengetahuan apapun, atau perihal gaya hidup dan kecantikan, tulisan teknologi sekalipun, tulisan pertanian cocok tanam, saran saya jadilah penulis yang sabar dan penuh syukur, berkarya dengan gaya unik yang Anda miliki.

RAHASIA PENULIS BUKU PEMULA "PENGALAMANKU"

The Secret for "Beginner" Writer 

Rahasia menulis, masih adakah rahasia menulis di era IT ini? Zaman dimana semua orang bisa mengakses informasi secara gratis dengan bantuan Oom Google, Bing serta search engine lainnya. Apalagi bermunculan tulisan-tulisan “buku” dengan tema kiat menulis, baik buku terbitan lokal, buku impor yang diterjemahkan menjadi bahasa Indonesia. Seingat saya sejak saya di bangku SMA di tahun 1998 saya sudah sudah membaca buku dengan judul “Mengarang itu Gampang”, bahkan saya lupa siapa yang mengarangnya, saya lupa karena buku tersebut saya pinjam dari perpusatakaan SMANDRY yang kecil dan sedikit koleksi.

Berbeda dengan rahasia menulis yaitu menulis rahasia, dimana sang penulis membeberkan semua hal yang disembunyikannya dari umum, dibuka dan dijelaskan agar diketahui oleh banyak orang. Dalam menulis rahasia ini, bisa dilakukan oleh siapapun, dari negara manapun bahkan topik dengan macam apapun. 

Diantara tulisan tentang rahasia yang menjadi buku laris dan best seller adalah “The Secret” Karya Rhonda Bryne”. Buku ini dikenalkan oleh sahabat saya yang bernama Meinina Rahayu seorang pengajar Bahasa Indonesia di SMA swasta Surabaya, sekaligus Meinina adalah member MLM Jaringan Pemasaran bintang tiga waktu itu, entah dimana Meinina sekarang.

The Law of Atraction 

Di paragraf ini akan saya uraikan bagaimana menggunakan  hukum tarik menarik dengan rahasia menulis. Bahwa sebelum menulis – hubungannya di sini adalah menulis sebuah buku – kita melakukan visualisasi (baca kita gambarkan apa yang kita inginkan: misal terhadap buku yang ingin kita tulis), kita getarkan pikiran kita ke alam semesta , kita percayai bahwa proses permintaan kita untuk menulis buku akan menjadi nyata dan yang terakhir kita percaya bahwa buku kita pasti bisa terbit melalui serangkaian proses yang kita lakukan.

Bahkan saya sering merasa terkagum-kagum dengan sahabat saya yang bertanya kepada saya, “Apa rahasia yang saya punyai sehingga saya bisa menulis dan menerbitkan buku?” pertanyaan ini berasal dari sahabat saya seorang pengajar matematika di Bimbel Nasional yang pertama kali membawa naskah bukunya ke penerbit dan ditolak, maka ia pun heran melihat saya bisa menerbitkan buku saya bahkan dengan begitu mudahnya. 

Dengan nada bercanda saya katakan padanya, “Berani bayar berapa padaku, agar aku ungkapkan rahasiaku menerbitkan buku?” dan kami tertawa. Tetapi tetap saja kawan saya tidak mendapat jawaban “Rahasia Menulis dari saya” sampai dia mau membeli buku saya. (ha…10x).

RAHASIA MENULIS BUKU SEBENARNYA ADALAH 

Karena saya menghargainya sebagai sahabat saya maka saya beberkan padanya bahwa rahasia saya menulis buku pertama saya terjadi setelah saya menunggu selama 10 tahun penantian. Itupun terhenti karena dia mengatakan,”Ah masak, gak mungkin lah,” . Akhirnya rahasia itupun tidak jadi saya beberkan padanya. 

Rahasia tersebut saya buka di tulisan ini. Rahasianya karena saya suka menulis, saya baca buku bagaimana cara menulis, saya praktekkan caranya seperti menulis di buku diary. Hebatnya saya punya buku diary selama 10 tahun. Jadi materi tulisan saya itu adalah materi buku diary yang saya sadur, saya sesuaikan dengan motivasi sehingga terbitlah buku pertama saya dengan judul “33 CARA MEREVOLUSI HIDUP”.

Awalnya sebenarnya saya ingin memberi judul memulai hidup baru, namun dengan berbagai pertimbangan maka saya putuskan untuk menggantinya dengan judul merevolusi hidup. Tulisan saya yang awalnya adalah bagaimana memulai hidup baru, saya revisi, saya edit satu per satu menjadi merevolusi hidup kemudian saya kirimkan kepada penerbit indie Jogja. Dengan sabar saya menunggu proses 50 hari editing naskah, karena saya memilih paket reguler bukan paket terbit cepat satu minggu. Akhirnya 50 hari berlalu dan buku saya diterbitkan, betapa bahagianya hati saya.

BAB 1. Menulis itu Sangat Penting | Tips Menulis Buku bagi Pemula



Apakah - Mengapa menulis itu sangat penting? Pertanyaan ini menjadi kalimat pembuka pada topik yang saya angkat. Sangat penting sebab dengan menulis Anda akan menemukan kesenangan, kegembiraan yang tidak anda dapatkan kecuali Anda menulis, berbeda ketika Anda melakukan aktivitas lain seperti desain, membuat slide presentasi, atau mengelola bisnis Anda.

Bab satu ini saya tulis Justru setelah menyelesaikan bab-bab 2 sampai 12, karena berfikir pentingnya memiliki bab pembuka berupa Alasan Kuat Anda membuat mahakarya berupa buku, apakah Anda ingin menjadi Miracle Maker atau hanya sekedar iseng semata atau memang itu passion Anda sebagaimana diulas Angela Duckworth - GRIT. 

Bagi saya menulis itu sangat penting karena menulis merupakan prioritas utama bagi saya. Terbukti saya memiliki koleksi buku diary selama 10 tahun sebagai sumber inspirasi menulis novel dalam kehidupan sehari-hari. Buku diary tersimpan rapi di almari, karena dahulu ketika menulis belum ada harddisk, jadi material tulisan banyak yang tersimpan dalam bentuk hard sampai saya memiliki komputer PC & Laptop.

 Saran saya bagi penulis baru, Anda dapat mulai dengan menulis di buku diary- menulis blog seperti ini, menulis di sosial media dengan topik khusus yang Anda minati semisal topik menulis Online bagi pemula agar segera mejadi buku, atau tulislah pengalaman sehari-hari Anda. 

Aktivitas menulis buku, mensarikan pelajaran-pelajaran terbaik dalam kehidupan lalu menerbitkannya menjadi buku sehingga kita berkesempatan membagikan banyak manfaat melalui karya-karya sederhana kita.

Contoh mengajak Anak-anak makan mie ayam, mie goreng di perbelanjaan swalayan Ada Majapahit hari Selasa sore karena sepi pengunjung. Ketika masuk wajib pakaimaskerm jaga jarak, cuci tangan dan diukur suhu tubuhnya. 

Dulu, saya masih ingat betul ketika membaca karya Paul Hanna ~ Seorang Motivator Australia yang berjudul Believe & Achieve ~ saya langsung terinspirasi untuk menulis buku, yang ada dalam pikiran saya adalah kalau hanya menulis seperti yang ada di buku Paul Hanna,  saya yakin bahwa saya juga bisa. Ditambah ketika saya mengunjungi toko buku Uranus di samping Kebun Binatang Surabaya – kala itu, lalu memegang buku-buku karya penulis Indonesia atau buku terjemahan dari penulis luar negeri, saya semakin terpacu, “Suatu saat saya pasti menerbitkan buku saya sendiri.”

Dan saya bersyukur saya sudah menulis buku secara acak menjadi 23 buku, baik menulis sendiri, antologi cerpen, antologi puisi, puisi pribadi, buku motivasi kehidupan, dan panduan mendapat uang online dari digital marketing. Sungguh Acak- dan tidak mengerucut di satu fokus keahlian. 

Walaupun ketika menulis sebuah buku, saya menyadari apabila tata bahasa yang saya gunakan mungkin tidak baku dan kalimat-kalimatnya tidak efektif atau antara paragraf tidak berhubungan dengan baik, hal itu bukan penghalang bagi saya untuk menulis.

Saya menulis saja, menulis mengalir karena belum tahu tekninya sampai saya ikut kelas menggambar dengan tulisan yang menyajikan 30 teknik menulis. Sayangnya kursus tersebut belum selesai saya praktekkan, karena saya mendalami teknik pertama sudah sangat powerfull. 

Sebab bagi saya menulis itu sangat penting. Penting sebagai tinggalan “warisan” bagi anak-anak kita, bahwa kita telah mencontohkan menjadi seorang Ayah Yang Hebat, seorang ayah yang mampu menulis buku & best seller. Menulis menjadi penting lagi ketika kita sudah tiada tetapi karya kita masih dikenang dan memberikan manfaat bagi siapapun yang membacanya.

Meskipun belum sempat menjadi buku best seller, saya sudah membuktikan bahwa saya mampu menyelesaikan naskah buku saya. ternyata menulis fiktif dan menulis non fiksi memiliki karakter yang berbeda, sampai saya sadari bahwa saya kuat di memotivasi menulis buku. 

Agar gambaran kesenangan sebagai penulis terlihat jelas maka akan saya paparkan (baca : bandingkan) tiga aktivitas saya yang lain yaitu : Saya melakukan desain, Karena saya memiliki usaha jasa desain spanduk, brosur, pamflet, mmt dan desain yang lain seperti desain kaos, mendesain logo perusahaan. Dalam melakukan desain ini, kemampuan visualisasi saya diasah agar menjadi lebih tajam, belajar memadukan warna dan berimajinasi, aktivasi otak kanan. Untuk mempertajam kemampuan desain, saya mengasahnya dengan mengajar dan memberikan pelatihan desain grafis secara gratis.

 Usaha desain tersebut beralih ke konten kreator mengikuti perkembangan zaman digital, mulai menjadi penulis artikel semarang dengan layanan se-Indonesia, sampai membuat konten youtube dan desain-desain slide untuk presentasi bisnis di kelas public-speaking.

Selain melakukan usaha desain, saya menyusun materi pelatihan untuk acara training / pelatihan saya.  Karena kita tahu, sehebat apapun seorang trainer atau motivator, “macan panggung”, harus melalui persiapan prima  sehingga presentasinya menjadi sangat dahsyat luar biasa, memukau dan sangat menginspirasi. Tanpa persiapan maka hasil presentasinya menjadi kurang optimal.

Konon Steve Job ketika presentasi, menyiapkan 90 jam dengan rincian riset 30 jam pertama mencari bahan presentasi, 30 jam kedua melakukan latihan presentasi, 30 jam berikutnya membuat desain slide. Coba kita ganti proses ini menjadi menulis selama 90 jam- apa yang Anda dapatkan? 

Selain menulis saya menyadari bahwa ada banyak hal yang dapat dilakukan dalam hidup ini, seperti mengelola bisnis. Apakah orientasi bisnis selalu untuk mendapat uang saja?  Mendapat uang itu pasti, demi operasional bisnis dan mengepulnya dapur rumah tangga. Tetapi yang juga sangat penting adalah memberikan kesempatan kepada saudara kita yang lain untuk aktualisasi diri bersama bisnis yang kita punya.

Dan saya bersyukur membuka kelas pelatihan menulis secara online sebagai hobi dan diskusi dengan teman-teman penulis pemula, Saya fokus ke proses menulis nya sebab untuk editing dan lay out dapat kita serahkan kepada penerbit.  

Dan saya tegaskan lagi bahwa diantara semua aktivitas di atas, yang memberikan kegembiraan istimewa adalah aktivitas menulis. Dan secara lebih detil akan saya bahas pada Bab 9 yaitu efek menulis. Mari Menulis sobat, buktikan konsistensi Anda melalui karya terbaik Anda. 

Salam Menulis "
Ilyas Afsoh - Belajar  Menulis Online- 0896.1065.9643 

Baca Artikel : Kata Pengantar Menulis dan Menerbitkan Buku

Kata Pengantar Buku Grit Angela Duckworth (Ulasan Personal)

 Saya melihat buku tersebut ditulis dengan sangat penuh dedikasi, semangat dan menginspirasi banyak orang, maka tidak heran buku tersebut diterjemahkan ke Bahasa Indonesia tahun 2018, sejak terbit pertama tahun 2016 dengan Judul the Power of Passion and Perseverance. Hak Cipta ada di Gramedia Pustaka Utama.

Kata Pertama dalam pengantarnya : menggaris bawahi kata Genius. Yang sering mengucapkan hal tersebut adalah ayahnya. Dan Angela lupa bagaimana meresponnya, mungkin pura-pura tidak mendengar. Ayahnya merasa dirinya genius sementara anak-anaknya tidak jenius. Tentu hal ini mengecewakannya sebagai orang tua, dengan tolok ukur Albert einstein. 

Angela sangat beruntung mendapat Beasiswa MacArthur, yang kadang disebut HIBAH GENIUS. Beasiswa ini tidak diminta, tidak ada rekomendasi, tetapi ada komite rahasia yang memberikan terhadap seseorang karena Sang Penerima melakukan pekerjaan penting dan kreatif. Sungguh hal yang tidak terduga, apalagi saat menerima telepon. 

Saya langsung lompat ke bagian akhir, bahwa buku Angela D bertutur tentang ketabahan Anda, Dan Ayahnya yang mendengarkan Anaknya membacakan bab demi bab, baris demi baris, saat selesai dibaca, Ayahnya menatap Anaknya dalam waktu beberapa lama, mengangguk sekali dan Tersenyum. 

Ilyas Afsoh 
Penulis blog - Tinggal di Semarang Jawa Tengah. 

21 HARI BERTEMU JODOH (KATA PENGANTAR DAN DAFTAR ISI)

 


Kata Pengantar 21 Hari Bertemu Jodoh

Buku ini ditulis sebagai respon ketika saya melihat kenyataan bahwa cukup banyak sahabat-sahabat saya yang sudah berumur cukup untuk menikah tetapi masih hidup menyendiri. Maka ditulisnya buku ini disertai harapan agar para pembaca mendapatkan inspirasi sehingga membulatkan tekad untuk menikah.

Tulisan-tulisan sederhana di dalam buku ini merupakan intisari pembelajaran dari penulis, perjalanan spiritual mencari dan menemukan jodoh, kesalahan demi kesalahan yang penulis lakukann sehingga terhalang mendapat jodoh. Saat kesalahan diperbaiki melalui perbaikan pola pikir, rasa, tindakan, akhirnya penulis dipertemukan dengan jodoh yang sudah lama dinantinya. 

Salam Keajaiban Hidup.

Selalu Ada Keajaiban Dalam Hidup.
Harapan Selalu Ada.

ILYAS AFSOH

 

DAFTAR ISI 

21 Hari Bertemu Jodoh  

Halaman judul

Kata Pengantar

Persembahan

 Tentang Penulis

Daftar Isi:

 

Prolog                                                                                   1

Pola Pikir 21 Hari Bertemu Jodoh                    6

Cara Terbaik Menemukan Jodoh                              14

Jebakan Pikiran                                                                17

Bila Engkau Jatuh Cinta                                                 23

Mengendalikan Pikiran-Perasaan                            30

Doa 21 Hari Bertemu Jodoh                                        34

Bersihkan Mental block Anda                                    38

Cara Lain Mendapat jodoh dengan Cepat             43

Belajar Ilmu Rumah Tangga                                         46

Pantas Mendapat Jodoh Terbaik                              50

Bertemu Jodoh Karena Internet                               56

Memprogram Believe                                                   61

Orang Yang Punya Ketertarikan Sama                    69

#Insting                                                                               73

Menangislah                                                                     79

Tujuan Anda Menikah Adalah                                    83

Arti Huruf Nikah                                                              87

Pribadi Yang Pantas Dinikahi                                      97

Lepaskanlah                                                                       102



BACA JUGA ; MODELLING MENULIS KATA PENGANTAR BUKU PERTAMA KALI